Recent Posts

Sunday, 30 November 2014

Kumpulan Widget Animasi Untuk Mempercantik Tampilan Blog

0 comments
Assalamu'alaikum wr.wb

kali ini admin mau berbagi tentang kumpulan widget animasi untuk mempercantik tampilan blog agan-agan semua.:p .ok langsung saja simak baik-baik.

1. TENGKORAK






2. HELIKOPTER





3.MANUSIA PURBA

 

4. KUDA LARI



5. AYAM BERTELUR



6. BAJAK LAUT



7. ZOMBIE



8. DANCER



9. PETIR



10. PANDA



11. GAJAH LONCAT



12. BAYI KETAWA



13. MONYET



14. SPONGEBOB LARI



15. KEEP SMILE



16. STAR



17. THANKS



18. CILUK BA



19. HELLO



20. EKSPRESI WAJAH



21. DANCER 2





Untuk Cara Pemasangnya simak baik-baik.
1. log in ke akun blogger agan, atau bisa klik disini
2. pilih widget yang kamu suka lalu copy scriptnya yang ada di textarea tersebut
3.klik tata letak > Tambahkan Gadget > HTML/JAVASCRIPT
4. Pastekan script tadi di kolom HTML bukan RICH TEXT
5. klik SIMPAN

Catatan! : kalian bisa merubah posisi widget dengan 

TOP: Atas
BOTTOM: Bawah
LEFT: Kiri
RIGHT: Kanan

pada

<div style="position: fixed; bottom: 0px; left: 10px;width:130px;height:160px;">


sekian dulu posting yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan, jadi mohon dimaklumi, karena saya bukan robot yang selalu benar,,


terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan jejak agan disini,

wassalamu'alaikum wr.wb
read more

trick menaikan rating blogger

0 comments
Berbicara mengenai cara cepat agar jumlah pengunjung blog banyak atau meningkatkan trafik blog sudah banyak blogger yang membahasnya. Namun tutorial blog kali ini saya akan membahas meningkatkan pengunjung blogmenurut versi saya dan berdasarkan analisa saya terhadap blog atau website yang memiliki banyak pengunjungnya.

Website atau blog yang memiliki pengunjung yang banyak memang menjadi perhatian banyak blogger termasuk saya sendiri. Sehingga kita dapat memanfaatkan website atau blog yang memiliki banyak pengunjung tersebut untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah atau dollar. Namun yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara meningkatkan pengunjung blog? Nah, pertanyaan ini akan saya jawab secara rinci dan tentu saja dalam pengaplikasiannya tentu harus secara continue.

Meningkatkan pengunjung blog tidaklah semudah seperti yang kita bayangkan, kita dituntut untuk selalu sabar dan terus berupaya secara cerdas. Bayak layanan di internet yang menawarkan jasa untuk meningkatkan pengunjung website atau blog secara cepat. Namun setelah kita menggunakan layanan tersebut ternyata apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Mungkin Anda pernah menggunakan layanan tersebut, atau membaca sebuah artikel di website atau blog lain yang membahas layanan meningkatkan pengunjung blog. Artinya apa? jelas Anda dibohongi oleh website yang menyediakan layanan meningkatkan pengunjung blog secara cepat tersebut dan menggunakan data pribadi Anda untuk kepentingan dan keuntungan bisnis mereka.

Perlu Anda ketahui bahwa dunia nternet itu begitu luas dan kompleks sehingga Anda dituntut harus cermat dan waspada. Sehingga Anda dapat mengetahui mana yang hanya sekedar opini dan mana yang fakta, sehingga Anda dapat terhindar dari "azas manfaat" oleh orang lain dalam mendapatkan keuntungan atas bisnis yang sedang mereka jalani. Mustahil sekali hanya dengan 1 hari pengunjung blog atau website dikunjung oleh ribuan bahkan jutaan pengunjung. Mungkin ada benarnya namun sering sekali statement ini atau iming-iming ini hanya bualan belaka dan ini sering sekali terjadi. Sebenarnya tidak menggunakan layanan meningkatkan pengunjung blog juga pengunjung blog akan banyak jika website atau blog Anda memiliki nilai lebih atau menjadi kebutuhan banyak orang seperti google, facebook, twitter dan lain sebagainya.

Dari apa yang saya sampaikan diatas mungkin cakrawala berpikir kita sudah mulai terbuka. Untuk itu saya akan membongkar rahasia meningkatkan pengunjung blog secara alami dan aman berdasarkan apa yang saya alami dan juga berdasarkan analisa yang telah saya lakukan terhadap website atau blog yang memiliki pengunjung blog yang ramai.

Meningkatkan Pengunjung Blog

Pada dasarnya meningkatkan pengunjung blog atau website ada 2 faktor diantaranya adalah faktor internal dan eksternal. Nah, berikut ini akan saya jabarkan satu persatu faktor tersebut

Faktor Internal Meningkatkan Pengunjung Blog

1. Kualitas Blog

Blog yang berkualitas dapat dinilai dari kualitas artikel serta informasi yang disampaikan dalam blog tersebut. Untuk menulis artikel yang berkualitas tentu tidak mudah, diperlukan latihan dan wawasan yang luas. Untuk itu sebagai blogger Anda juga dituntut untuk menambah wawasan serta ilmu pengetahuan sehingga apa yang Anda ketahui dapat Anda tuangkan ke dalam blog atau website yang Anda miliki dan tentunya artikel yang anda tulis mudah dimengerti. Untuk menulis artikel yang berkualitas silahkan kunjung halaman ini "membuat artikel blog yang berkualitas"

2. Desain Blog Yang Profesional

Adalah daya tarik tersendiri jika blog Anda memiliki desain yang profesional. Artinya sesuaikan desain blog Anda dengan tema yang Anda bahas dalam blog dan usahakan blog memiliki navigasi yang jelas sehingga memudahkan pengunjung blog untuk mencari artikel yang ingin mereka baca. Desain blog yang profesional akan memukau pengunjung blog sehingga diharapkan akan mengunjungi kembali blog Anda.

3. Loadtime Blog/Kecepatan loading Blog

Selain desain blog yang profesional Anda juga dituntut untuk memaksimalkan loading blog secepat mungkin. Sehingga pengunjung blog Anda tidak harus menunggu lama ketika mengakses blog atau website yang Anda mliki. Sama seperti Anda ketika blogwalking dan mendapati blog yang loading blognya lama, tentu Anda jengkel bukan? dan tidak tertutup kemungkinan Anda tidak lagi mengunjungi blog atau wesite tersebut. Untuk meringankan loading blog silahkan baca tutorialnya di cara meringankan loading blog.

4. Sajikan Artikel Berupa Jawaban Atas Sebuah Permasalahan

Pada poin keempat ini merupakan faktor terpenting lainnya untuk meningkatkan pengunjung blog Anda. Mengapa demikian? karena hampir kebanyakan pengguna internet selalu mencari jawaban atas permasalahan yang mereka alami.

Masih banyak faktor internal lainnya dalam rangka meningkatkan pengunjung blog. Namun saya akan uraikan pada kesempatan berikutnya. Sekatang saya akan jabarkan secara singkat (karena artkel ini sudah terlalu panjang) faktor eksternal meningkatkan pengunjung blog seperti dibawah ini

Faktor Eksternal Meningkatkan Pengunjung Blog

Share artikel blog Anda ke situs social bookmarking (facebook, twitter, kaskus, dll)
Buat fanspage di facebook untuk blog atau website Anda (Baca tutorialnya di cara membuat fanspage di facebook)
Segera daftarkan blog Anda ke google webmaster tool (Baca tutorialnya di cara daftarkan blog ke google)
Jika Anda memiliki budget lebih buat kontes seo untuk blog Anda atau jika Anda memiliki produk untuk dijual secara online daftarkan produk Anda ke situs penayangan iklan.
Kuasai SEO baik itu SEO on page maupun SEO off page (ini juga nanti akan saya bahas)

Memang untuk meningkatkan pengunjung blog memiliki banyak cara, dan cara meningkatkan pengunjung blog yang saya uraikan diatas beberapa sudah saya coba dan hasilnya cukup lumayan. Namun perlu saya sampaikan kepada Anda juga bahwa, Anda harus bersabar dalam menunggu hasilnya sembari terus berupaya dan jangan pernah menyerah.

Saya rasa cukup sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Pastikan Anda terus mengunjungi super blog pedia untuk mendapatkan informasi berupa panduan blogger terbaru. Jika Anda tidak ingin ketinggalan artikel yang akan saya posting pada kesempatan berikutnya, silahkan berlangganan artikel via email gratis, serta me-like fanspage facebook superblogpedia untuk mengetahui update artikel melalui facebook. 


Sumber: http://dendsocial.blogspot.com/2013/05/cara-agar-rating-blog-naik.html
read more

Cara Membuat Text Area

0 comments
assalamualikum wr.wb

Text area merupakan salah satu hal penting untuk meperingkas sebuah posting dalam blog, apalagi text kode yang begitu panjang apabila tidak dimuat dalam text area maka akan memanjang kebawah, dan pastinya membuat susah pengunjung blog untuk mecopy text tersebut.

Kali ini saya sedikit memberikan tips untuk sobat blogger yang ingin membuat text area yang keren,, Muehehehe

Nah bagi sobat yang berminat untuk membuat text area dengan tombol pilih semua / Select all silakan copy paste code dibawah ini:

Keterangan:
  1. Pada sobat bisa edit tulisan yang tulisannya menggunakan huruf kapital
  2. edit kode </ textarea> yang ada di paling akhir kode menjadi tanpa spasi
  3. Pastekan kode tersebut di postingan anda,

 sekian dulu postingan tentang membuat text area yang dapat sampaikan,, dan saya mohon maaf apabila ada kekurangan , terimakasih atas kunjungannya,



wassalamualaikum wr.wb.
    read more

    Thursday, 27 November 2014

    Syaikh Maulana Malik Ibrahim

    0 comments
    Tokoh Ulama ahli tata negera dari Turki yang terkenal dengan Syaikh Maghribi, salah seorang wali dari Walisongo.
    Menurut beberapa sumber, Syaikh Maulana Malik Ibrahim yang terkenal dengan sebutan Syaikh Maghribi, juga banyak orang mengatakan kakek bantal, adalah seorang tokoh ulama yang ahli tata negara bersal dari negeri Turki.
    Dalam riwayat lain, beliau berasal dari Gujarat dan ada yang mengatakan dari Iran ada juga yang mengatakan dari Arab. Beliau masih keturunan Zainul Abidin bin Hasan bin Alibin Abi Thalib r.a.

    Pada tahun 1404 M. beliau menyiarkan agama Islam di Pulau Jawa, menetap di Gresik dan wafat pada hari Senin tanggal 12 Robi'ul Awwal tahun 822 H, atau bertepatan dengan tahun 1419 M, kemudian dimakamkan di Gresik pula.
    Dalam syiar dan dakwahnya, beliau sangat berhati-hati dan sangat bijaksana, pada waktu itu juga mayoritas masyarakat jawa masih beragama Hindu dan Budha. Namun Agama dan adat-istiadat mereka tidak ditentang begitu saja. Beliau memperkenalkan keluhuran budi pekerti yang diajarkan Islam. Secara langsung beliau memberi contoh dalam masyarakat akan tutur kata yang sopan, lemah lembut, santun pada fakir miskin, menghormati kepada yang lebih tua, dan menyayangi yang muda.

    Dalam syiar dan dakwahnya, beliau berawal dari masyarakat biasa kemudian ke masyarakat yang mempunyai tahta. Tidak halnya dengan ajaran Hindu dan Budha yang kebanyakan dari kalangan Istana. Oleh karena itu ajaran Islam cepat berkembang, karena merasakan bahwa semua kalangan masyarakat diakui hak asasinya sebagai manusia.
    Dikisahkan bahwa Syaikh Maulana Malik Ibrahim, tidak hanya seorang tokoh ulama saja, namun beliau adalah seorang tokoh yang sangat memikirkan keadaan perekonomian rakyatnya, karena Gresik adalah masyarakat petani, maka beliau memikirkan bagaimana pertanian Gresik menjadi subur makmur. Beliau membuat irigasi pertanian dan sebagainya sehingga, Gresik pun menjadi daerah yang makmur.

    Syaikh Maulana Malik Ibrahim juga memikirkan tentang masa depan umat muslim di Gresik, mengingat Gresik masih dalam kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Prabu Brawijaya, yang beragama Hindu, beliau khawatir akan terjadi konflik di kemudian hari, sehingga beliaupun ke Istana bersama Raja Cermain dan putrinya Dewi Sari, untuk mengajak Prbu Brawijaya masuk Islam. Prabu Brawijaya mau memeluk Islam asalkan boleh menikahi Dewi Sari yang cantik jelita itu. Keinginan sang Prabu ditolak karena seorang yang masuk suatu agam dengan dilatarbelakangi kepentingan duniawi, jelas akan mengakibatkan hal yang tidak baik. Rombongan Syaikh Maulana Malik Ibrahim dan Raja Cermain pun meninggalkan Majapahit. Namun di Gresik ada wabah penyakit, sehingga mengakibatkan banyak orang meninggal dunia termasuk Dewi Sari. Mendengar hal ini Prabu Brawijaya yang menaruh hati pada Dewi Sari berta'ziyah dan menyuruh kepada semua punggawa untuk diadakan upacara pemakaman besar-besaran.

    Syaikh Maulana Malik Ibrahim adalah seorang yang sangat bijaksana dan selalu memberi wejangan kepada pengikutnya untuk patuh dan taat kepada rajanya, selagi tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sampai pada akhir kisah Prabu Brawijaya menyerahkan Gresik sepenuhnya kepada Syaikh Maulana Malik Ibrahim agar diperintahnya sendiri dibawah kedaulatan Majapahit. Syaikh Maulana Malik Ibrahim dengan tulus dan ikhlas menerima amanat raja, karena itu sesuai dengan ajaran Islam.
    read more

    Khadijah Binti Khuwailid

    0 comments
    Dari: "Tokoh-tokoh Wanita di Sekitar Rasulullah SAW" karangan Muhammad Ibrahim Saliim. Diketik oleh: Hanies Ambarsari.
    Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan dari kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita. Kedua wanita itu berdiri di belakang da'wah Islamiah, mendukung dan bekerja keras mengabdi kepada pemimpinnya, Muhammad SAW : Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Oleh karena itu Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia. Bagaimana tidak menjadi seperti itu, dia adalah Ummul Mu'minin, sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya.

    Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Tuhannya. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.
    Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa."

    Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, pada- hal di hadapan kita ada "wanita terbaik di dunia," Khadijah binti Khu- wailid, Ummul Mu'minin yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan suami dan membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat men- jadi Nabi dan meneguhkan serta membenarkannya.
    Khadijah mendahului semua orang dalam beriman kepada risalahnya, dan membantu beliau serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga. Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan Nabi-Nya dengan se- baik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam is- tananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hi- dupnya.

    Ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata :"Wahai, Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan." [HR. Bukhari dalam "Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata :"Keshahihannya telah disepakati."]

    Bukankah istana ini lebih baik daripada istana-istana di dunia, hai, orang-orang yang terpedaya oleh dunia ?
    Sayidah Khadijah r.a. adalah wanita pertama yang bergabung dengan rombongan orang Mu'min yang orang pertama yang beriman kepada Allah di bumi sesudah Nabi SAW. Khadijah r.a. membawa panji bersama Rasulullah SAW sejak saat pertama, berjihad dan bekerja keras. Dia habiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia berdiri di belakang suami dan Nabinya hingga nafas terakhir, dan patut menjadi teladan tertinggi bagi para wanita.

    Betapa tidak, karena Khadijah r.a. adalah pendukung Nabi SAW sejak awal kenabian. Ar-Ruuhul Amiin telah turun kepadanya pertama kali di sebuah gua di dalam gunung, lalu menyuruhnya membaca ayat- ayat Kitab yang mulia, sesuai yang dikehendaki Allah SWT. Kemudian dia menampakkan diri di jalannya, antara langit dan bumi. Dia tidak menoleh ke kanan maupun ke kiri sehingga Nabi SAW melihatnya, lalu dia berhenti, tidak maju dan tidak mundur. Semua itu terjadi ketika Nabi SAW berada di antara jalan-jalan gunung dalam keadaan kesepian, tiada penghibur, teman, pembantu maupun penolong.

    Nabi SAW tetap dalam sikap yang demikian itu hingga malaikat meninggalkannya. Kemudian, beliau pergi kepada Khadijah dalam keadaan takut akibat yang didengar dan dilihatnya. Ketika melihatnya, Khadijah berkata :"Dari mana engkau, wahai, Abal Qasim ? Demi Allah, aku telah mengirim beberapa utusan untuk mencarimu hingga mereka tiba di Mekkah, kemudian kembali kepadaku." Maka Rasulullah SAW menceritakan kisahnya kepada Khadijah r.a.
    Khadijah r.a. berkata :"Gembiralah dan teguhlah, wahai, putera pamanku. Demi Allah yang menguasai nyawaku, sungguh aku berharap engkau menjadi Nabi umat ini." Nabi SAW tidak mendapatkan darinya, kecuali pe neguhan bagi hatinya, penggembiraan bagi dirinya dan dukungan bagi urusannya. Nabi SAW tidak pernah mendapatkan darinya sesuatu yang menyedihkan, baik berupa penolakan, pendustaan, ejekan terhadapnya atau penghindaran darinya. Akan tetapi Khadijah melapangkan dadanya, melenyapkan kesedihan, mendinginkan hati dan meringankan urusannya. Demikian hendaknya wanita ideal.

    Itulah dia, Khadijah r.a., yang Allah SWT telah mengirim salam kepadanya. Maka turunlah Jibril A.S. menyampaikan salam itu kepada Rasul SAW seraya berkata kepadanya :"Sampaikan kepada Khadijah salam dari Tuhannya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda :"Wahai Khadijah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu dari Tuhanmu." Maka Khadijah r.a. menjawab :"Allah yang menurunkan salam (kesejahteraan), dari-Nya berasal salam (kesejahteraan), dan kepada Jibril semoga diberikan salam (kesejahteraan)."

    Sesungguhnya ia adalah kedudukan yang tidak diperoleh seorang pun di antara para shahabat yang terdahulu dan pertama masuk Islam serta khulafaur rasyidin. Hal itu disebabkan sikap Khadijah r.a. pada saat pertama lebih agung dan lebih besar daripada semua sikap yang mendukung da'wah itu sesudahnya. Sesungguhnya Khadijah r.a. merupakan nikmat Allah yang besar bagi Rasulullah SAW. Khadijah mendampingi Nabi SAW selama seperempat abad, berbuat baik kepadanya di saat beliau gelisah, menolong- nya di waktu-waktu yang sulit, membantunya dalam menyampaikan risalahnya, ikut serta merasakan penderitaan yang pahit pada saat jihad dan menolong- nya dengan jiwa dan hartanya.

    Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang- orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia." [HR. Imam Ahmad dalam "Musnad"-nya, 6/118]
    Diriwayatkan dalam hadits shahih, dari Abu Hurairah r.a., dia berkata :"Jibril datang kepada Nabi SAW, lalu berkata :"Wahai, Rasulullah, ini Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah, makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan kepadanya salam dari Tuhan-nya dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga, (terbuat) dari mutiara yang tiada suara ribut di dalamnya dan tiada kepayahan." [Shahih Bukhari, Bab Perkawinan Nabi SAW dengan Khadijah dan Keutamaannya, 1/539]
    read more

    Imam Al - Ghazali

    0 comments
    Abu Hamid Muhammad Ibnu Muhammad Ibnu Ahmad, dilahirkan pada tahun 450 H/ 1059 di Thus daerah Khurasan. Ia dikenal dengan Al - Ghazali karena ayahnya pemintal tenun wol atau karena ia berasal dari desa Ghazalah. Beliau wafat pada tahun 505 H / 1111.
    Pendidikannya dimulai didaerahnya yaitu belajar kepada Ahmad Ibnu Muhammad al - Razkani al - Thusi, setelah itu pindah ke Jurjan ke pendidikan yang dipimpin oleh Abu Nash al-Ismaili mempelajari semua bidang agama dan bahasa, setelah tamat kembali ke Thus belajar tasawuf dengan Syekh Yusuf al - Nassaj (wafat 487 H) , kemudian ke Nisyapur belajar kepada Abul Ma'al al-Juwaini yang bergelar Imam al - Haramain dan melanjutkan pelajaran Tasawuf kepada Syekh Abu Ali al - Fadhl Ibnu Muhammad Ibnu Ali al - Farmadi, dan ia mulai mengajar dan menulis dalam Ilmu Fiqh.

    Setelah Imam al - Juwaini wafat ia pindah ke Mu'askar mengikuti berbagai forum diskusi dan seminar kalangan ulama dan intelektual dan dengan segala kecermelangannya membawanya menjadi guru besar di perguruan Nidzamiyah di Baghdad pada tahun 484 H, disamping memberikan kuliah, ia juga mengkaji filsafat Yunani dan filsafat Islam. Kecermelangan, keharuman namanya dan kesenangan duniawi yang melimpah ruah di Baghdad melebihi ketika ia di Mu'askar, dikota ini ia sakit dan secara tiba-tiba meninggalkan Baghdad mengundurkan diri dari kegemerlapan duniawi tersebut.

    Mulai th 488 H/ 1095 ia ke Damaskus. di Masjid Umawi ia ber'itiqaf dan berzikir dipuncak menara sebelah barat sepanjang hari dengan makan dan minum yang terbatas. Ia memasuki suluk sufi dengan riyadhah dan mujahadah terus menerus seperti itu selama 2 tahun di Damaskus. Setelah itu pergi ke Baitul Maqdis di Palestina, setiap hari ia masuk Qubbah Shahrah untuk berzikir, ia juga ke al - Khalil berziarah ke makam Nabi Ibrahim as. Setelah dari Palestina, ia melaksanakan ibadah haji di Mekkah dan berziarah ke makam Rasullulah di Madinah.

    Ia pernah kembali ke Baghdad untuk mengajar di Perguruan Nidzamiyah Baghdad, namum tidak berapa lama kemudian kembali ke Thus dan mendirikan khanaqah untuk para sufi dan mendirikan madrasah untuk mengajar ilmu Tasawuf.
    Karya - karya tulis Al-Ghazali meliputi berbagai bidang keislaman, Kalam, Fiqh, Filsafat, Tasawuf dan lain lainnya yang berbentuk buku maupun risalah.
    Kitab kitab Al -Ghazali yang membahas tentang Tasawuf :

    6.    Mizan al - 'Amal

    7.    Al - Ma'arif al-Aqliah wa Lubab al - Hikmah al - Ilahiyah

    8.    Ihya 'Ulumiddin

    9.    Al - Maqshad al - Astna Fi Syarh Asma al - Husna

    10.    Bidayat al - Hidayah

    11.    Al - Madhnun Bih 'ala Ghairi Ahlil

    12.    Kaimiya al - Sa'adah

    13.    Misykat al - Anwar

    14.    Al - Kasyf Wa al - Tabyin Fi Ghurur al - Naas Ajma'in

    15.    Al - Munqidz Min al - Dhalal

    16.    Al - Durrat al Fakhirah Fi Kasyf 'Ulumi al - Akhirah

    17.    Minhaj al - 'Abidin Ila Jannati Rabbi al - 'Alamin

    18.    Al - Arba'in Fi Ushul al - Din

    Tasawuf Al - Ghazali menghimpun akidah, syariat dan akhlak dalam suatu sistematika yang kuat dan amat berbobot, karena teori - teori tasawufnya lahir dari kajian dan pengalaman pribadi setelah melaksanakan suluk dalam riyadhah dan mujahadah yang intensif dan berkesinambungan, sehingga dapat dikatakan bahwa seumur hidupnya ia bertasawuf.
    Dalam pandangannya, Ilmu Tasawuf mengandung 2 bagian penting, pertama menyangkut ilmu mu'amalah dan bagian kedua menyangkut ilmu mukasyafah, hal ini diuraikan dalam karyanya Ihya 'Ulumiddin, Al -Ghazali menyusun menjadi 4 bab utama dan masing-masing dibagi lagi kedalam 10 pasal yaitu :

    ·    Bab pertama : tentang ibadah (rubu' al - ibadah)
    ·    Bab kedua : tentang adat istiadat (rubu' al - adat)
    ·    Bab ketiga : tentang hal -hal yang mencelakakan (rubu' al - muhlikat)
    ·    Bab keempat : tentang maqamat dan ahwal (rubu' al - munjiyat)

    Menurutnya, perjalanan tasawuf itu pada hakekatnya adalah pembersihan diri dan pembeningan hati terus menerus sehingga mampu mencapai musyahadah. Oleh karena itu ia menekankan pentingnya pelatihan jiwa, penempaan moral atau akhlak yang terpuji baik disisi manusia maupun Tuhan.
    Imam Al -Ghazali yang bergelar Hujjatul Islam meninggal dikota kelahirannya Thus pada hari Senin 14 Jumadil Akhir 505 H.
    Disarikan dari :
    "Ajaran dan Teladan Para Sufi", karangan Drs H.M. Laily Mansur, L.PH. Penerbit - PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1996.
    read more

    Abu Hanifah al-Nu'man

    0 comments
    Abu Hanifah al-Nu'man bin Stabit bin Zautha dilahirkan di Kufah pada tahun 80 H/699. Orang tuanya berasal dari keturunan Persia dan ketika ia masih dalam kandungan di bawa pindah ke Kufah dan menetap disini hingga Abu Hanifah lahir.
    Menurut cerita, ketika Zautha bersama anaknya Stabit ( ayah Abu Hanifah ) berkunjung kepada Ali bin Abi Thalib, dengan serta merta kedua orang ini didoakan agar mendapat keturunan yang mulia. Abu hanifah dibesarkan di Kufah dan dikota ini ia mulai belajar dan menimba ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Setelah itu bepergian ke Hijaz, terutama di Mekkah dan Madinah untuk menambah dan memperdalam ilmu dan wawasan yang luas. Ia berusaha memahami pemikiran hukum yang bersumber dari Umar dan Ali bin Abi Thalib melalui sahabat - sahabat mereka. Termasuk diantaranya ialah Hammad bin Abi Sulaiman, ibrahim al nakhai, abdulah bin mashud dan abdulah bin abbas. Ia pernah bertemu dengan beberapa sahabat rasulullah seperti Anas bin Malik, Abdullah bin Auqa di Kufah, Sahal bin Sa'ad di Madinah dan Abu Thufail Ibnu Wailah di Mekah.

    Karya karyanya yang sampai kepada kita adalah kitab al-Fiqul Akbar, Kitab Al-Risalah, kitab Al- 'Alim wal Mutallim dan kitab Al-washiyah. Tidak ada buku fiqih karya abu Hanifah. Meskipun demikian tulisan murid-muridnya telah merekam secara lengkap semua pandangan fiqih Abu Hanifah hingga menjadi ikutan kaum muslimin. Muridnya antara lain Abu Yusuf bin Ibrahim Al-Auza'I, Zafr bin Al - Ajil bin Qois, Muhammad bin Hasan bin Farqad al-syaibani dan al-Hasan bin Ziyad al-lu'lu'I . murid-murid inilah yang merekam dan menulis pemikiran Abu Hanifah, baik bidang akidah maupun bidang hukum. Murid-murid di bidang tasawuf antara lain Ibrahim bin Adham Fudhail bin 'lyad, Dawud al - Tha'I dan Bisyt al-Hafi.

    Abu Hanifah memiliki ilmu yang luas dalam semua kajian Islam hingga ia merupakan seorang mujtahid besar (imamul a"zdam ) sepanjang masa. Meskipun demikian ia hidup sebagaimana layaknya dengan melakukan usaha berdagang dalam rangka menghidupi keluarga. Dengan prinsip berdiri di atas kemampuan sendiri, ia prihatin juga terhadap kepentingan kaum muslimin , terutama bagi mereka yang berhajat akhlak yang mulia yang dimilikinya mampu mengendalikan hawa nafsu, tidak goyah oleh imbauan jabatan dan kebesaran duniawi dan selalu sabar dalam mengahadapi berbagai cobaan. Meskipun ia berdagang ia hidup sebagai kehidupan sufi dengan zuhud, wara, dan taat ibadah. Kalau kita hayati kehidupannya maka akan rampak kepada kira bahwa Abu Hanifah hidup dengan ilmu dan bimbingan umat dengan penuh kreatif, hidup dengan kemampuan sendiri tidak memberatkan orang lain. Disamping menjalankan usaha dagangnya. ia juga hidup dengan ibadah yang intensif siang dan malam.

    Khalifah al-Manshur akan mengangkat hakim agung dengan memiliki salah satu diantara 4 orang ulama besar: Abu Hanifah, Sofyan Tsauri, Mis'ar bin Kidam, dan Syuraih. Sementara mereka berjalan bersama menemui Khalifah, Abu Hanifah bekata kepada para sahabat-sahabatnya : "Aku akan menolak jabatan ini dengan cara tertentu. Mis'ar hendak menolaknya dengan berpura -pura menjadi gila, Safyan Tsauri akan lari ke negeri lain dan Syuraih agar dapat menerima jabatan ini". Sofyan lalu kabur pergi ke pelabuhan untuk naik kapal menuju negeri lain. Yang lain melanjutkan dan bertemu kalifah dalam sebuah pertemuan resmi. Khalifah berkata kepada Abu Hanifah :" Engkau harus bersedia menjadi hakim agung". Abu Hanifah menjawab:" Wahai Amirul Mukminin , aku bukan orang arab dan pemimpin-pemimpin arab tidak akan menerima keputusan-keputusanku. Karena itu aku merasa bahwa aku tidak cocok untuk jabaran ini". Khalifah berkata:" jabatan ini tidak ada kaitannya dengan masalah keturunan melainkan berkaitan dengan keahlian. Dan engkau adalah seorang ulama terkemuka di masa ini". Abu Hanifah berkata:"wahai Khalifah, apa yang baru kukatakan menunjukkan bukti Bagaimana keberadaan saya. Jika telah kukatakan aku tidak cocok dan juga telah kukatakan sebuah kebohongan tentu aku tidak cocok dan juga telah kukatakan sebuah kebohongan tentu tidak dibenarkan seorang pendusta menjadi hakim atas kaum muslim dan tidak debenarkan pula engakau mempercayai kepada kehidupan kekayaan dan kehormatan yang engkau miliki". Lalu Mis'ar tampil ke muka dengan menjabat tangan khalifah dan bertanya macam-macam yang tidak layak hingga khalifah marah dan menyatakan gila dan khalifah meminta untuk menjadi hakim agung tersebut dan menolaknya setiap alasan yang dikemukakannya.

    Abu Hanifah menolak jabatan dan tidak mau dibantu oleh penguasa. Ketika Abu Ja'far al-Manshur menghadiahkannya 10.000 dirham, Abu Hanifah menolak. Seorang sahabatnya berkata kepadanya:" kepada anda diberikan dunia anda menolaknya padahal anda berkeluarga". Abu Hanifah menjawab:" keluargaku kuserahkan kepad allah, sedang makananku sebulan cukup dua dirham saja.
    Pada suatu kerika Abu Hanifah mengirim barang dagangan kepada kongsinya. Didalam barang dagangan itu ada sehelai kain yang cacat. Abu Hanifah mensyaratkan kepada kongsinya supaya menerangkan cacat kain itu. Lalu sipembeli tidak mengetahui. Ketika Abu Hanifah mengetahui hal itu maka ia segera bersedekah sebanyak 30.000 dirham.

    Dalam kehidupan, disamping memiliki akhlak dan tingkah laku mulia, ia selalu menjaga kesucian diri dan harta, disamping ia selalu dalam peribadahan selama 40 tahun Abu Hanifah memenuhi malam malamnya dengan shalat dan selama itu shalatnya subuh dilaksanakan dengan wudhu pada waktu isya. Dan dalam shalatnya itu dibacanya al-Quran dan konon kerika ia meninggal ia telah menghatamkan al-Quran 7000 kali.
    Ilmu yang dimiliki oleh Abu Hanifah demikian luas terutama temuan-temuannya dibidang hukum dan memecahkan masalah-masalahnya sejumlah 60.000 masalah hingga di digelar dengan imam al-A'zdam dan kuluasan ilmunya itu diakui oleh imam Syafi'I beliau berkata:"manusia dalam bidang hukum adalah orang yang berpegang kepada Abu Hanifah ".

    Tampak ilmu Anu Hanifah bukan hanya bidang hukum tetapi juga miliputi bidang lainnya termasuk tasawuf. Menurut Yahya bin Mu'azd al-Razi dalam suatu mimpi ia bertemu dengan rasulullah dan bertanya:"wahai Rasulullah di mana akan aku cari engaku?". Rasulullah menjawab:"di dalam ilmu Abu Hanifah ", demikian Rasulullah.
    Ketika Daud al-Tha'I telah beroleh ilmu yang luas dan sudah mencapai popularitas yang tinggi dia berkunjung menemui Abu Hanifah seraya berkata:"saya mohon diberikan wejangan dan petujuk". Abu Hanifah berkata:"amalkan apa yang telah engku pelajari, karena teori tanpa praktek ibarat tubuh tanpa roh". Petunjuk ini menghendaki adanya mujahadah dan dengan mujahadah akan didapat musyahadah.
    read more

    SOFYAN ATS-TSAURI

    0 comments
    Abu 'Abdullah Sofy an bin Sd'id ats-Tsauri lahir di Kufah pada tahun 97 HI715 M. Mula-mula ia belajar dari ayahnya sendiri, kemudian dari banyak orang-orang pandai di masa itu sehingga akhirnya ia mencapai keahlian yang tinggi di bidang Hadits dan teologi. Pada tahun 158 Hl715 M, ia menantang pejabat-pejabat pemerintahan sehingga ia terpaksa menyembunyikan diri di kota Mekkah. Sofyan ats-Tsauri meninggal dunia tahun 161 H/778 M di kota Bashrah. Ia telah mendirikan sebuah madzhab fiqh yang bertahan selama dua abad. Dan menjalani hidup pertapaan yang keras sehingga para sufi menyebutnya sebagai seorang manusia suci.


    SOFYAN ATS-TSAURI DAN PARA KHALIFAH
    Kesalehan Sofyan ats-Tsauri nampak sejak ia masih berada di dalam kandungan ibunya. Suatu hari ibunya sedang berada di atas loteng rumah. Si ibu mengambil beberapa asinan yang sedang dijemur tetangganya di atas atap dan memakannya. Tiba-tiba Sofyan yang masih berada di dalam rahim ibunya itu menyepak sedemikian keras-nya sehingga si ibu mengira bahwa ia keguguran.
    Diriwayatkan bahwa yang menjadi khalifah pada masa itu ketika shalat di depan Sofyan memutar-mutar kumisnya. Setelah selesai shalat, Sofyan berseru kepadanya: "Engkau tidak pantas melakukan shalat seperti itu. Di Padang Mahsyar nanti shalatmu itu akan dilemparkan ke mukamu sebagai sehelai kain lap yang kotor" "Berbicaralah yang sopan", tegur si khalifah. "Jika aku enggan melakukan tanggung jawabku ini, jawab Sofyan, "semoga kencingku berubah menjadi darah".

    Khalifah sangat marah mendengar kata-kata Sofyan ini lalu memerintahkan agar ia dipenjarakan dan dihukum gantung. "Agar tidak ada orang-orang lain yang seberani itu lagi terhadapku", jelas si khalifah.
    Suatu hari tiang gantungan dipersiapkan, Sofyan masih tertidur lelap dengan kepala berada dalam dekapan seorang manusia suci dan kakinya di pangkuan Sofyan bin uyaina. Kedua manusia suci tersebut yang mengetahui bahwa tiang gantungan sedang dipersiapkan, bersepakat: "Janganlah ia sampai mengetahui hal ini". Tetapi ketika itu juga Sofyan terjaga. "Apakah yang sedang terjadi?", tanyanya.

    Kedua manusia suci itu terpaksa menjelaskan walau dengan sedih sekali. "Aku tidak sedemikian mencintai kehidupan ini", kata Abu Sofyan. "Tetapi seorang manusia harus melakukan kewajibannya selama ia berada di atas dunia ini".
    Dengan mata berlinang-linang Sofyan berdoa: "Ya Allah, sergaplah mereka seketika ini juga! " Pada saat itu sang khalifah sedang duduk di atas tahta dikelilingi oleh menteri-menterinya. Tiba-tiba petir menyambar istana dan khalifah beserta menteri-menterinya itu ditelan bumi. "Benar-benar sebuah doa yang diterima dan dikabulkan dengan seketika!", kedua manusia suci yang mulia itu berseru.

    Seorang khalifah yang lain naik pula ke atas tahta. Ia percaya kepada kesalehan Sofyan. Si khalifah mempunyai seorang tabib yang beragama Kristen. Ia adalah seorang guru besar dan sangat ahli. Khalifah mengirim tabib ini untuk mengobati penyakit Sofyan. Ketika si tabib memeriksa air kencing Sofyan, ia berkata di dalam hati, "Inilah seorang manusia yang hatinya telah berubah menjadi darah karena takut kepada Allah. Darah keluar sedikit demi sedikit melalui kantong kemihnya". Kemudian ia menyimpulkan, "Agama yang dianut oleh seorang manusia seperti ini tidak mungkin salah".

    Si tabib segera beralih kepada agama Islam. Mengenai peristiwa ini khalifah berkata: "Kusangka aku mengirimkan seorang tabib untuk merawat seorang sakit, kiranya aku mengirim seorang sakit untuk dirawat seorang tabib yang besar".
    ANEKDOT - ANEKDOT MENGENAI DIRI SOFYAN ATS-TSAURI
    Suatu hari Sofyan bersama seorang sahabatnya lewat di depan rumah seorang terkemuka. Sahabatnya terpesona memandang, serambi rumah itu. Sofyan mencela perbuatan temannya itu: "Jika engkau beserta orang-orang yang seperti engkau ini tidak terpesona dengan istana-istana mereka! niscaya mereka tidak bermegah-megah seperti ini. Dengan terpesona seperti itu engkau ikut berdosa di dalam sikap bermegah-megah mereka".

    Seorang tetangga Sofyan meninggal dunia, Sofyan pun pergi untuk membacakan doa pada penguburannya. Setelah selesai, terdengar olehnya orang-orang berkata: "Almarhum adalah seorang yang baik". "Seandainya aku ketahui bahwa orang-orang lain menyukai almarhum", kata Sofyan, "niscaya aku tidak turut di dalam penguburan ini. Jika seseorang bukan munafik, maka orang-orang lain tidak akan menyukainya!"
    Suatu hari Sofyan salah mengenakan pakaiannya. Ketika hal ini dikatakan kepadanya, ia segera hendak memperbaiki pakaiannya tetapi cepat-cepat dibatalkannya pula niatnya itu, dan berkata, "Aku mengenakan pakaian ini karena Allah dan aku tak ingin meng-ubahnya hanya karena manusia".

    Seorang pemuda mengeluh karena tidak sempat menunaikan ibadah haji. Sofyan menegurnya: "Telah empat puluh kali aku menunaikan ibadah haji. Semuanya akan kuberikan kepadamu asalkan engkau mau memberikan keluhanmu itu kepadaku". "Baiklah", si pemuda menjawab. Malam harinya di dalam mimpinya Sofyan mendengar sebuah suara yang berkata kepadanya: "Engkau mendapat keuntungan yang sedemikian besarnya sehingga apabila dibagi-bagikan kepada semua jama'ah di Padang Arafah, niscaya setiap orang di antara mereka menjadi kaya raya".

    Suatu hari ketika Sofyan sedang memakan sepotong roti lewatlah seekor anjing. Anjing itu diberinya roti secabik demi secabik. Seseorang bertanya kepada Sofyan: "Mengapa roti itu tidak engkau makan beserta anak-isterimu?" "Jika anjing ini kuberi roti", jawab Sofyan, "niscaya ia akan menjagaku sepanjang malam sehingga aku dapat beribadah dengan tenang, Jika roti ini kuberikan kepada anak-isteriku niscaya mereka akan menghalangi diriku untuk beribadah kepada Allah".

    Pada suatu ketika Sofyan melakukan perjalanan ke Mekkah, ia diusung di atas sebuah tandu. Selama di dalam perjalanan, Sofyan menangis terus-menerus. Seorang sahabat yang menyertainya bertanya, "Apakah engkau menangis karena takut akan dosa-dosamu?' Sofyan mengulurkan tangannya dan mencabut beberapa helai jerami.
    "Dosa-dosaku memang banyak, tetapi semuanya tidaklah lebih berarti daripada segenggam jerami ini bagiku. Yang membuat aku takut adalah apakah imanku benar-benar iman atau bukan".

    Betapa cintanya Sofyan terhadap semua makhluk Allah. Suatu hari ketika berada di pasar, ia meLihat seekor burung di dalam sangkar. Si burung mengepak-ngepakkan sayap dan mencicit-cicit dengan sedihnya. Sofyan membeli burung itu lalu melepaskannya. Setiap malam burung itu datang ke rumah Sofyan, menunggui Sofyan apabila ia sedang shalat dan sekali-sekali hinggap di tubuhnya. Ketika Sofyan meninggal dunia dan mayatnya diusung ke pemakaman, si burung ikut pula mengantarkannya dan seperti pengantar-pengantar yang lain ia pun mencicit-cicit sedih. Ketika mayat Sofyan diturunkan ke dalam tanah, si burung menyerbu masuk ke dalam kuburan itu. Kemudian terdengarlah suara dari dalam kuburan itu: "Allah Yang Maha Besar telah memberi ampunan kepada Sofyan karena telah menunjukkan belaskasih kepada makhluk-makhluk-Nya". Si burung mati pula menyertai Sofyan.
    read more

    ZAINAB AL KUBRA R.A.

    0 comments
    ZAINAB AL KUBRA R.A. , Seorang wanita cucu Rasulullah SAW, yang begitu tabah dan tetap tegar menghadapi ujian dan cobaan, demi kemuliaan keturunan Rasulullah SAW.

    Menulis tentang Sitti Fatimah Azzahra dengan meninggalkan begitu saja kedua puterinya, rasanya memang kurang adil. Apalagi kalau yang dibicarakan itu menyangkut puterinya yang bernanna Zainab Al-Kubra. Ia tercatat dalam sejarah Islam sebagai wanita yang tabah dan gagah berani Seperti diketahui, di samping kedua puteranya yang termasyhur itu, dalam perkawinannya dengan Imam Ali r.a., Sitti Fatimah Azzahra juga diberkahi oleh Allah s.w.t. dengan dua orang puteri. Mereka itu adalah Zainab Al-Kubra dan Zainab Ash-Sugra. Bersama dengan Al-Hasan dan Al-Husain r.a., kedua wanita itu sudah sejak masa anak-anak ditinggalkan untuk selamalamanya oleh ibundanya. Dalam usia yang masih muda sekali ini, sesaat sebelum wafat Sitti Fatimah r.a. telah berpesan khusus kepada Zainab Al-Kubra agar ia menjaga baik-baik kedua saudara lelakinya itu.

    Memang, beban yang terberat bagi Sitti Fatimah Azzahra sebelum meninggal dunia rupanya adalah keempat anaknya yang masih kecil-kecil itu. Dikisahkan bahwa sesaat sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir Sitti Fatimah r.a. tak dapat menahan kepedihan hatinya. Ia harus memenuhi panggilan Ilahi pada usia yang begitu muda, 28 tahun. Sedangkan anak-anaknya belum satu pun yang mencapai usia sepuluh tahun.
    Sesudah itu pada usia masih remaja, bahkan masih anak-anak, Zainab Al-Kubra sudah diserahi tanggung jawab untuk menjaga adik-adik dan merawat kakak-kakaknya. Tidak banyak yang bisa diungkapkan mengenai peran masa anak-anak yang dilakukan oleh kedua puteri Sitti Fatimah Azzahra itu. Riwayat-riwayat hanya mengungkapkan kehidupan dan perkembangan Al Hasan dan Al Husain r.a. Hal ini tidak perlu diherankan, karena dunia kehidupan Arab yang keras jarang sekali mengedepankan peran seorang wanita. Jadi walaupun Zainab Al-Kubra dan Zainab Ash Sugra termasuk dalam lingkungan keluarga sangat mulia nama mereka jarang sekali ditonjolkan.

    Baru beberapa tahun kemudian setelah Zainab Al Kubra meningkat remaja, maka peranannya diungkapkan oleh para periwayat. Sejarah akhirnya mencatat namanya dan mengakui peran penting yang dijalankan oleh Zainab Al Kubra dalam melindungi kesinambungan generasi penerus keluarga RASUL Allah s a w. Bagaimana pun juga, walau Zainab Al Kubra seorang wanita, tetapi ada darah kemuliaan dan kesucian yang mengalir dalam tubuhnya. Sejak masa anak-anak ia telah turut memikul tanggung jawab kehidupan rumahtangga Imam Ali r.a. yang ditinggal wafat oleh Sitti Fatimah Azzahra. Zainab Al Kubra dengan tekun dan tabah melaksanakan amanat yang ditinggalkan oleh bundanya sesaat sebelum wafat. Dengan penuh tanggung jawab dirawatnya adik-adik dan kedua kakaknya itu. Boleh dikatakan ia tak pernah berpisah jauh dari kedua saudara lelakinya itu.

    Tidak ada pengungkapan mengenai kelanjutan kehidupan Zainab Ash-Sugra. Sedangkan tentang Zainab Al Kubra justru makin menonjol setelah Al-Husain r.a. gugur di Karbala. Wanita inilah pada usia sudah lebih setengah abad tanpa mengebal gentar sedikit pun sedia mati untuk menyelamatkan keturunan langsung Rasul Allah s a.w. Ia menjadi saksi hidup tentang siksaan yang dialami oleh saudara lelakinya itu sampai Al-Husain r.a. meninggal dengan gagah berani.
    read more

    Khalid Bin Walid

    0 comments
    "ORANG seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui dibiarkan begitu saja. Dia harus diincar sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin" demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam.

    Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Banu Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk diantara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik.

    Ayah Khalid yang bernama Walid, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa diantara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati Ka'bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Sekali dua tahun dialah yang menyediakan kain penutup Ka'bah. Pada masa ibadah Haji dia memberi makan dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang berkumpul di Mina.
    Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka'bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju kedepan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, "O, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu".

    Nabi mengharap-harap dengan sepenuh hati, agar Walid masuk Islam. Harapan ini timbul karena Walid seorang kesatria yang berani dimata rakyat. Karena itu dia dikagumi dan dihormati oleh orang banyak. Jika dia telah masuk Islam ratusan orang akan mengikutinya.
    Dalam hati kecilnya Walid merasa, bahwa Al Qur-'an itu adalah kalimat-kalimat Allah. Dia pernah mengatakan secara jujur dan terang-terangan, bahwa dia tidak bisa berpisah dari keindahan dan kekuatan ayat-ayat suci itu.

    Ucapan yang terus terang ini memberikan harapan bagi Nabi, bahwa Walid akan segera masuk Islam. Tetapi impian dan harapan ini tak pernah menjadi kenyataan. Kebanggaan atas diri sendiri membendung bisikan-bisikan hati nuraninya. Dia takut kehilangan kedudukannya sebagai pemimpin bangsa Quraisy. Kesangsian ini menghalanginya untuk menurutkan rayuan-rayuan hati nuraninya. Sayang sekali orang yang begini baik, akhirnya mati sebagai orang yang bukan Islam.
    Suku Banu Makhzum mempunyai tugas-tugas penting. Jika terjadi peperangan, Banu Muhzum lah yang mengurus gudang senjata dan gudang tenaga tempur. Suku inilah yang mengumpulkan kuda dan senjata bagi prajurit-prajurit.

    Tidak ada cabang suku Quraisy lain yang bisa lebih dibanggakan seperti Banu Makhzum. Ketika diadakan kepungan maut terhadap orang-orang Islam dilembah Abu Thalib, orang-orang Banu Makhzumlah yang pertama kali mengangkat suaranya menentang pengepungan itu.
    Latihan Pertama
    Kita tidak banyak mengetahui mengenai Khalid pada masa kanak-kanaknya. Tetapi satu hal kita tahu dengan pasti, ayah Khalid orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Taif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya.

    Dia lebih leluasa dan tidak usah belajar berdagang. Dia tidak usah bekerja untuk menambah pencaharian orang tuanya. Kehidupan tanpa suatu ikatan memberi kesempatan kepada Khalid mengikuti kegemarannya. Kegemarannya ialah adu tinju dan berkelahi.
    Saat itu pekerjaan dalam seni peperangan dianggap sebagai tanda seorang Satria. Panglima perang berarti pemimpin besar. Kepahlawanan adalah satu hal terhormat di mata rakyat.
    Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang dimata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Satu-satunya permintaan Khalid ialah agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya didalam hal adu tenaga. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya kedalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang.

    Pandangan yang ditunjukkannya mengenai taktik perang menakjubkan setiap orang. Dengan gamblang orang dapat melihat, bahwa dia akan menjadi ahli dalam seni kemiliteran.
    Dari masa kanak-kanaknya dia memberikan harapan untuk menjadi ahli militer yang luar biasa senialnya.
    Menentang Islam
    Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol diantara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi Islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama Islam dan penganut-penganut Islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang Islam. Tunas Islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat ber-berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri digaris paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajardan seirama dengan kehendak alam.

    Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai pekelahi.
    Peristiwa Uhud
    Kekalahan kaum Quraisy didalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan Arang telah tercoreng dimuka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar.

    Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud.
    Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Dibukit Uhud masih ada suatu tanah genting, dimana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing.

    Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahant-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam.
    Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak.

    Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan.
    Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan.

    Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang.
    Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam dipusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat.

    Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam.
    Hanya pahlawan Khalidlah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy.

    Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya. Betapapun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata kematianya diatas ranjang. Betapa menyesalnya Khalid harapan untuk mati sahid dimedan perang ternyata tidak tercapai dan Allah menghendakinya mati di atas tempat tidur, sesudah perjuangan membela Islam yang luar biasa itu. Demikianlah kekuasaan Allah. Manusia berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya sesuai dengan kemaua-Nya.
    read more

    Abdullah Bin Hisyam

    0 comments
    Namanya
    Abdullah bin Hisyam bin Zuhrah bin Usman bin 'Amr bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah At-Taimi Al-Qurasyiy. Ibunya bernama Zainab binti Humaid r.a.
    Kehidupanya
    Beliau dilahirkan pada tahun keempat Hijriyah. Setelah ibunya merasa agak segar sehabis melahirkannya, bayi itu dibawanya kehadapan Nabi saw sambil berkata, "Ya Rasulullah ! Lakukanlah Bai'ah kepadanya". Tapi karena masih bayi Nabi saw tidak melakukan bai'ah kepadanya hanya diusapnya kepala bayi itu sambil didu'akanya, untuk mendapat berkat.

    Demikian cundanya Abu Uqail Zuhrah bin Ma'bad bercerita bahwa ia pernah dibawa berjalan oleh datundanya Abdullah bin Hisyam ini ke pasar untuk membeli makanan. Ketika berjumpa dengan Ibnu Umar dan Ibnu Zubair keduanya berkata kepada datundanya, "Ikut sertakanlah kami memakannya, karena Nabi saw telah mendu'akanmu mendapat berkat".
    Beliaulah pula yang menceritakan bahwa para sahabat Nabi saw mempelajari du'a bagaimana mempelajari Al-Quran, bilamana memasuki bulan baru atau tahun baru, "Ya Tuhan masukanlah kami ke dalam lingkungan bulan atau tahun baru ini dengan rasa aman, penuh iman, mendapat keselamatan dan damai, mendapat perlindungan-Mu dari pada gangguan syaitan dan mendapat keridhaan daripada-Mu yang bersifat pengasih lagi penyayang".

    Tidak ada keterangan bagaimana perjuangan beliau setelah dewasa dalam akhir-akhir zaman khalifah Umar dalam zaman khalifah-khalifah Usman dan Ali, sehingga wafat dalam zaman khalifah Mu'awiah di tempat kediamannya di Madinah.
    Riwayatnya
    Beliau mendapat kehormatan dari Allah SWT dengan pengabdian namanya dalam Shahih Bukhari dan kitab-kitab enam yang lainya. Cundanya Abu Uqail Zuhrah bin Ma'badlah yang sering meriwayatkan hadist nabi saw daripadanya.
    Demikianlah semoga Allah SWT memperkenankan kita dapat bertemu muka dan bergaul dengan beliau dalam syurga kelak, amiin ya Rabbal'alamiin.
    read more

    Abdullah Bin Busyr Al-Aslami

    0 comments
    Namanya
    Abdullah Bin Busyr Al-Aslami, sedang nama panggilanya ialah Abu Shafwan atau Abu Busrin.
    Kehidupanya
    Beliau termasuk orang-orang yang terdahulu masuk Islam, sebab beliau mengalami melakukan sembahyang kepada dua kiblat: mula pertama kiblat baitulmaqdis dan kedua barulah berkiblat ke Ka'bah di Mekah.
    Sudah tentu beliau dapat mengikuti jejak Rasulullah saw, kemanapun beliau berada, baik dalam kota maupun di luar kota, baik dalam keadaan damai maupun dalam keadaan perang.

    Beliau dikatakan oleh Hafizh Ibnu Hajar, "Adalah seorang shahabat kecil yakni masih kanak-kanak, ia dan orang tuanya adalah shahabat." Ibnu Atsir menerangkan bahwa beliau adalah shahabat Nabi saw begitu juga kedua ibu bapaknya, saudara laki-laki bernama Athiah dan saudara perempuannya bernama Suamma'.
    Beliau mempunyai semacam tahilalat besar pada bagian mukanya. Ia mendapat kehormatan dari Nabi saw dengan doa, ketika pada suatu hari Nabi saw meletakan tangannya yang mulia ke atas kepala Abdullah ini lalu mendoakannya, kemudian beliau bersabda, "Anak ini akan hidup (panjang usianya) sampai satu abad." Dan sambungnya lagi, "Ia tidak akan meninggal sehingga hilang terlebih dahulu tahilalat dari bagian mukanya."

    Demikianlah Abdullah bin Busr panjang usianya hingga mencapai seratus tahun. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, "Hingga mencapai usia sembilan puluh empat tahun dan beliau meninggal pada tahun 88 H. Dan memang sebelum meninggalnya telah tidak kelihatan lagi tahilalat itu."
    Ada orang mengatakan bahwa beliau meninggal di Himsh dalam daerah siriya. Beliaulah shahabat yang terakhir wafat di negeri Himsh itu malah ia pula shahabat yang terakhir sekali meninggal dunia di daerah Syam/Siriya, pada tahun 96 H.

    Diantara hdist yang diriwayatkan beliau juga mengenai panjang umur, "Orang yang paling baik itu ialah orang yang panjang usianya dan baik pula amal kerjanya." Dan dalam hidupnya beliau telah pula berdaya upaya untuk dapat memenuhi maksud hadist yang diriwayatkannya itu. Memang Islam tersebar, dibela dan dimuliakan oleh para pemuda yang berbakat dan berakhlaq seperti beliau ini.
    Beliau wafat pada zaman khalifah Sulaiman bin Abdul Malik, pada tahun 88 H atau 96 M.

    Riwayatnya
    Riwayat hadist yang dikumpulkan orang-orang dari beliau ada sebanyak 50 hadist. Bukhori sendiri meriwayatkan satu hadist, begitu juga Muslim satu hadist.
    read more

    Abdullah Bin Yazid

    0 comments
    Namanya
    Abdullah bin Yazeid bin Zaid bin Hishn bin 'Amr bin Al-Harts bin Khathmah bin Jusym bin Malik bin Aus Al-Khathmi Al-Anshari r.a. Nama panggilannya ialah Abu Musa, namun ia terkenal dengan nama aslinya.
    Kehidupanya
    Oleh karena orang tuanya Yazeid bin Zaid seorang sahabat Nabi saw, maka Abdullah tidak ada yang menghalangi pertumbuhan dan perkembangan iman dan ilmu pengetahuannya. Karena itu beliau terhitung pemuda sahabat yang ahli ibadah dan wara'. Beliau banyak sekali melakukan sholat apalagi shalatul-lail. Sedang dalam hal puasa, beliau sangat tekun sekali melakukan shaum/puasa 'Asyura'.

    Perang sabiel yang pertama dan kedua yaitu ghazwah Badr dan Uhud tak dapat diikutinya. Sebab pada waktu itu beliau masih kecil belum memenuhi syarat. Beliau bangga sekali dapat ikut serta dalam Bai'atus-Syajarah/ Bai'atur-Ridhwan meskipun terhitung masih kanak-kanak. Dan sejak itu beliau tidak pernah absen dalam mengikuti perjuangan Nabi saw hingga wafatnya.
    Dalam Zaman Khilafa' Rasyidin
    Menurut Ibnu Abdil-bar, usia beliau ketika mengikuti bai'atur-Ridhwan di atas tujuh belas tahun. Jika demikian maka beliau sudah tentu mengikuti perjuangan menumpas kaum murtaddien dan orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat dalam zaman khalifah Abu Bakr, ikut pula perjuangan mengembangkan sayap Islam k daerah-daerah Timur Tengah lainnya dalam zaman Umar dan Usman. Sedang dalam zaman khalifah Ali, beliau sepenuhnya memihak kepada Ali termasuk peristiwa 'Shiffien', sehingga beliau pernah menjabat wali kota kufah dari pihak khalifah Ali, sedang sekretarisnya Sya'bi seorang tabi'ie yang terkenal, hal mana menunjukan bahwa beliau mendapat kepercayaan dan dukungan dari kalangan masyarakat masanya.

    Keadaan politik pada waktu itu berubah dengan pengunduran diri yang dilakukan oleh khalifah Hasan bin Ali dan menyerahkannya kepada Mu'awiah, menyebabkan Abdullah ini untuk sementara berdiam diri di rumahnya di kota Kufah sambil mengajar agama tentunya kepada masyarakat.
    Dalam Zaman Daulah Umawiyyah
    Demikian ketika khalifah Mu'awiah berkuasa Abdullah hanya muncul sesekali dalam pengajian-pengajian. Namun setelah khalifah Mu'awiah wafat dalam tahun 60 H, beliau mulai menampakan diri di tengah-tengah masyarakat untuk menjalankan amar ma'ruf dan nahi munkar. Sebab Yazid bin Mu'awiah yang ditunjuk ayahnya sebagai penggantinya menjadi khalifah ternyata seorang yang tidak memenuhi syarat. Beliau mengadakan surat menyurat dengan Abdullah bin Zubair yang telah berhasil menguasai daerah hijaz Mekah dan sekitarnya yang juga tidak setuju dengan Yazid di atas. Beliau berangkat ke Mekah dan ikut berjuang bersama-sama dengan rekannya Abdullah bin Zubair. Demikianlah hingga pernah beliau menjabat wali kota Mekah sebentar dari pihak khalifah Abdullah bin Zubair. tapi karena dorongan taqwa dan wara'nya beliau mengundurkan diri dan bermukim beberapa waktu di Mekah untuk melakukan ibadah.

    Wafatnya
    Setelah puas beribadah di Mekah beliau pulang kembali ke Kufah dan jatuh sakit hingga membawa mautnya. Beliau wafat dalam masa kekuasaan khalifah Abdullah bin Zubair yang wafat dalam tahun 73 H.
    Riwayatnya
    Demikian orang yang tadinya terkenal sebagai shahabat kecil masih muda belia ketika hidupnya Nabi saw, tapi berkat do'a beliau, ia menjadi orang yang pernah berjasa juga dalam mengembangkan ajaran-ajaran Islam di Timur Tengah dan dengan demikian mendapat imbalan jasa dari Allah SWT. Dengan kekal abadinya nama beliau dalam kitab-kitab hadist terutama Shahih Bukhari dan Muslim.

    Orang yang berhasi mengambil hadist-hadist dari beliau ialah terutama anaknya sendiri bernama Musa dan cundanya 'Adi bin Tsabit, As-Sya'bi, Abu Ishaq, Ibnu Sierin dll.
    Beliau selain mengambil hadist langsung dari Nabi saw, juga mengambilnya dari Al-Bara' bin 'Azib dan terdapat dalam Shahihain' dari Abu Ayyub Al-Anshari, Ibnu Mas'ud, Hudzaifah, Qais bin Sa'ad, Zaid bin Tsabit dll.
    read more

    Abdullah Bin Qais

    0 comments
    Kehidupanya
    Ibnu Abdil-Bar dalam Al-Isti'aab menyebut beberapa orang orang yang bernama Abdullah bin Qais, yaitu;

    1.    Abdullah bin Qais bin Khalid bin Harts bin Sawad bin Malik bin Ghunm bin Malik bin Najjar. Beliau pernah ikut bertempur dalam ghazwah Badr dan gugur sebagai syahid dalam ghazwah Uhud.

    2.    Abdullah bin Qais bin Shakhar bin Haram bin Rabi'ah bin 'Adi bin Ghunm bin Ka'ab bin Salamah Al-Anshari. Beliau ini juga pernah ikut dalam ghazwah badr dan juga dalam ghazwah Uhud.

    3.    Abdullah bin Qais bin Zaidah bin Asham bin Harim bin Rawahah bin Hujr bin 'Abd bin Mu'aish bin 'Amir bin Luaiy Al-'Amiri yang lebih dikenal dengan nama panggilanya Ibnu Ummi Maktum. Tapi banyak pula orang menyebut namaya yang benar 'Amr Ibnu Ummi Maktum.

    4.    Abdullah bin Qais Al-Khuza'i atau Al-Aslami.

    5.    Abdullah bin Qais yang terkenal dengan nama panggilannya Abu Musa Al-Asy'ari.

    Sedang dalam Al-Ishaabah pada huruf 'ain tidak terdapat orang orang yang bernama Abdullah bin Qais. Nama-nama tersebut di atas didapat dari Shahih Muslim dalam bab shifat khemah-khemah syurga.
    Abdullah bin Qais yang manapun diantara yang ketiga di atas, semoga Allah SWT memperkenankan kepada kita dapat bergaul dan berkumpul dengan mereka itu dalam syurga kelak, amiin.
    read more

    Abdullah Bin Al-Harits

    0 comments
    Namanya
    Abdullah bin Al-Harits bin Jaz-in bin Abdillah bin Ma'dikariba bin 'Amr bin 'Asm bin 'Amr bin 'Uwaij bin 'Amr bin Zabied Az-Zabiedi.
    Kehidupanya
    Beliau adalah seorang kawan dan bersumpah setia dengan Abu Wada'ah As-Sahmi dan anak saudara pria dari Mahniyyah bin Jaz-in Az-Zabiedi yang menurut Ibnu Yunus bahwa pamannya ini pernah ikut dalam ghazwah Badar dan gugur sebagai Syahid dalam pertempuran Yamamah ketika menumpas Nabi palsu Musailimatul-kadzdzab.

    Tidak ada keterangan mengenai perjuangannya dalam zaman Nabi saw dan para khulafa' Rasyidin. Namun setelah Islam berkembang di Timur Tengah dan di Mesir beliau akhirnya memilih tempat tinggal di Mesir.
    Menurut At-Thabari, dahulunya beliau bernama Al-'Ashi (dapat diartikan pelaku maksiat), lalu diubah Nabi saw dengan nama Abdullah. Beliaulah shahabat yang terakhir sekali meninggal di Mesir dan akhir hayatnya beliau mengalami buta mata.
    Beliau wafat pada tahun 86 H, atau sekitar tahun 85 atau 87 H. dan telah mengambil beberapa hadist langsung dari Nabi saw. Oleh karena beliau lama tinggal di Mesir, maka yang terbanyak mengambil hadist dari beliau ialah para ulama tabi'ien dari Mesir dan terakhir ialah Yazied bin Abi Hubaib.

    Demikian disebutkan dalam Al-Ishaabah dan Al-Isti'aab, jilid II, halaman 291 dan 281.
    Tapi dalam "Riadhus-Shalihien", imam Nawawi menyebut nama, Abdullah bin Al-Harits bin As-Shimmah dengan nama panggilanya Abdul-Juhaim. Nama ini tidak terdapat dalam kedua kitab di atas.
    Ibnu Illaan dalam syarahnya "Dalilul-Falihien", jilid IV halaman 582 menerangkan bahwa Abdullah bin Al-Harits bin As-Shimmah, menurut Usdul ghaabah adalah anak kakak wanita dari Ubai bin Ka'ab Al-Anshari. Beliau hanya meriwayatkan dua hadist saja dari Nabi saw. Kedua-duanya tersebut dalam Bukhori dan Muslim di mana satu diantaranya disebutkan dalam Riadhus-shalihien di atas.
    read more

    Abdullah Bin Khubaib

    0 comments
    Namanya
    Abdullah bin Khubaib Al-Juhani, seoarng yang telah bersumpah setia dengan Al-Anshar.
    Kehidupanya
    Tidak panjang riwayat hidupnya yang kita dapati. Hanyalah keternagan bahwa:

    ·    Beliau dengan bapaknya Khubaib kedua-duanya shahabat Nabi saw
    ·    Beliau dan orang tuanya termasuk dalam hitungan para shabat yang tinggal berdiam di Madinah.
    ·    Beliau meriwayatkan hadist dari Nabi saw, yakni dapat dicatat hanyalah tiga hadist saja. Diantaranya, "Rasulullah saw telah bersabda kepadaku, 'Bacalah Qul Huwallah Ahad dan dua Mu'awwidzatain ketika sore dan ketika pagi tiga kali. Suarh-surah ini akan melindungi engkau dari segala sesuatu.'" (HR. Abu Daud dan Turmudzi).

    ·    Yang mengambil riwayatnya hanyalah anaknya sendiri bernama Mu'adz.
    read more

    Abdullah Bin Zam'ah

    0 comments
    Namanya
    Abdullah bin Zam'ah bin Aswad bin Muttalib bin Asad bin Abdul-Uzza Al-Asadi Al-Qurasyi ra. Ibunya bernama Quraibah binti Umaiyah.
    Kehidupanya
    Ibunya adalah saudara Ummul-Mukminin Ummu Salamah ra. Jadi beliau adalah keponakannya. Karena itu beliau termasuk orang bangsawan Quraisy dan juga berpengaruh dalam kaumnya.
    Bapaknya Zam'ah dan saudaranya 'Aqiel bin Aswad mati terbunuh dalam Ghazwah Badr, sedang datuknya Aswad termasuk golongan mereka yang sering mengolok-olok dan mengejek Nabi saw.

    Beliau ikut hijrah dan berdiam ke dan di Madinah hingga wafatnya. Diantara orang-orang yang mengambil riwayat hadist dari beliau adalah Abu Bakr bin Abdirrahman dan 'Urwah bin Zubair.
    Menurut riwayat Abu Bakr bin Abdirrahman dari beliau, Nabi saw pernah bersabda, "Suruhlah Abu Bakr agar menjadi imam pada kaum muslimin (sewaktu Nabi saw sedang sakit keras).
    Sedang menurut riwayat Urwah bin Zubair tiga hadist:

    ·    Mengenai memukul wanita/isteri
    ·    Melarang ketawa kalau ada yang berkentut
    ·    Cerita unta betina Mu'jizat Nabi Shaleh as

    Ketika Yazied bin Mu'awiah datang ke Madinah dalam peristiwa HARRAH, anak-anak beliau bernama Yazied bin Abdullah bin Zam'ah dan lain-lain banyak mati dibunuh dalam keadaan teraniaya.
    Seorang anak Abdullah bin Zam'zh ini juga bernama Katsier yang diberi nama oleh neneknya Ummu Salamah isteri nabi saw menjadi datuk dari Abul Buhturi al-Qadhi wahb bin Wahb bin Katsier bin Abdullah bin Zam'ah.
    Demikianlah menurut keterangan Abu Hassan Az-Ziadi, beliau wafat sebagai syahied akhirat terbunuh dalam peristiwa YAUMUD-DAR tahun 35 H.
    read more

    Abdullah Bin Zaid Bin 'Ashim

    0 comments
    Namanya
    Abdullah bin Zaid bin 'Ashim bin Ka'ab bin 'Amr bin A'uf bin Mabdzul bin 'Amr bin Ghunm bin Mazin Al-Mazini Al-Anshari ra.
    Nama Panggilanya ialah Abu Muhammad. Beliau terkenal juga dengan Ibnu Ummi 'Amarah. Namun sangat terkenal dengan nama aslinya.
    Ibunya bernama Nusaibah binti Ka'ab bin 'Amr bin A'uf yang terkenal dengan Ummu 'Amarah pahlawan sahabat wanita dan srikandi yang terkenal dalam sejarah Islam. Jadi beliau adalah saudara Hubaib dan Tamiem bin Zaid ra.

    Kehidupanya
    Menurut Abu Ahmad Al-Hakim, Ibnu Madah dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak bahwa beliau ikut bertempur dalam ghazwah Badr apalagi ghazwah Uhud dan seterusnya.
    Ketika zaman khalifah Abu Bakr, beliau ikut pula bersama-sama dengan ibunya Nusaibah dan saudara-saudaranya Hubaib dan Tamiem, bertempur dalam perang menumpas gerakan Musailimatul Kadzdzab. Sebelumnya Musailimah telah menyiksa saudaranya Hubaib memotong anggota badannya satu persatu hingga akhirnya ia gugur sebagai syahied. Mendengar peristiwa yang mengerikan itu semangat jihad kaum muslimin tambah meluap. Hingga akhirnya Abdullah b. Zaid ini berhasil bersama-sama dengan wahsyi b. Harb (yang pernah membunuh Hamzah, paman Nabi saw dalam ghazwah Uhud sewaktu ia masih kafir) membunuh Musailimah itu sendiri dengan pedangnya. Dengan kejadian itu ibunya Ummu Amarah Nusaibah sangat merasa puas dan bersyukur pada Tuhan apalagi dengan gugurnya kedua anak kandungnya Hubaib dan Tamiem sebagai syahied.

    Riwayat perjuangan beliau dalam ketiga zaman khulafa lainnya tidak pernah penulis jumpai. Ketika Yazied yang sangat ambisius kekuasaan itu memaksa orang-orang untuk mengakuinya sebagai khalifah, beliau tidak mau melakukan bai'ahnya. Beliau berkata: "Demi Allah aku tidak mau melantik seseorang sesudah Rasulullah SAW." Demikianlah beliau dibunuh dengan tenang dalam peristiwa HARRAH pada tahun 63 H. di Madinah.
    Beliau meriwayatkan hadts wudhu dan beberapa hadits lain lagi sedang para Tabi'ien yang berhasil mengambil riwayat dari beliau ialah antara lain Said b. Musaiyab, Abbad b. Tamiem anak saudaranya, Yahya b. Amarah, Wasi' b. Habana dan lain-lain.

    Demikianlah semoga Allah SWT memperkenankan kita dapat bergaul dengan beliau pada hari kiamat dan dalam syurga kelak, amin ya Rabbal alamiiin.
    read more

    Abdullah Bin As-Saaib

    0 comments
    Namanya
    Abdullah b. As-Saaib Shaifi b. Aidz b. Abdullah b. Amr b. Makhzum Al-Makhzumi.
    Nama Panggilanya ialah Abu Abdirrahmaan, namun beliau terkenal dengan nama aslinya.
    Kehidupanya
    Abdullah b. As-Saaib pada akhir hayatnya berdiam di Mekah. Beliau termasuk shahabat yang hafal Al-Qur'an dan ahli baca Al-Quran terutama bagi kota Mekkah. Beliau diberi nama julukan "Qori' Mekkah." Beliau pernah juga belajar Al-Quran pada sahabat terkenal Ubai bin Ka'ab ra.

    Beliau ketika pembebasan kota mekkah (fat-hu Makkah) pernah dalam sholat berjamaah shubuh mendengar Nabi saw membaca surat Al-Mukminin (lihat Muslim).
    Beliau Pula yang meriwayatkan hadist yang menyatakan bahwa Nabi saw sering membaca doa, "Rabbana Atina fid-dunia hasanah dan seterusnya," di antara dua sudut Ka'bah, rukun Yamani dan rukun Hajar Aswad.
    Demikianlah beliau tinggal berdiam di Mekkah hingga menutup usianya pada masa Khalifah Abdullah bin Zubair ra. Ketika kuburan beliau telah selesai, Abdullah bin Abbas berdiri dekat kuburan itu sambil berdoa.

    Riwayatnya
    Allah SWT menganugerahkan kepada beliau nama yang abadi yang termaktub dalam shahih Muslim satu hadist sedang linya terdapat dalam Sunan yang empat. Hingga hadist riwayat beliau semuanya berjumlah 7 (tujuh) hadist.
    read more

    Abdullah Bin Sirjis

    0 comments
    Namanya
    Abdullah b. Sirjis Al-Muzani dari qabilah Muzainah. Beliau pernah bersumpah setia dengan Bani Makhzum.
    Kehidupanya
    Abdullah salah seorang sahabat Nabi saw yang pernah makan roti dan daging bersama beliau dan ia pernah melihat cap kenabian Rasulullah saw (Khatamun Nubuwah). Dalam hadist riwayatnya juga pernah ia mohon kepada Nabi saw untuk minta kepada Allah agar mengampuni dosanya. Beliau tinggal di Bashrah.
    Riwayatnya
    Allah SWT telah berkenan mengabdikan nama beliau dalam 17 (tujuh belas) hadist, di antaranya disebutkan Muslim sendiri saja tiga hadist. Selain dari itu tersebar dalam Sunan-sunan yang empat. Diantara tiga hadist yang disebutkan dalam Muslim ialah, "Adalah Rasulullah saw apabila hendak berangkat bepergian beliau berlindung (memohon perlindungan Allah SWT) dari lelahnya perjalanan, berbaliknya kepada keadaan yang menyedihkan jatuhnya atau menurunnya keadaan sesudah mendapat ketinggian atau berbaliknya dari tetap pendirian menjadi tidak tetap atau menjadi mundur setelah tadinya maju dan bertambah-tambah, juga dari doa orang teraniaya dan melihat pemandangan yang tidak menyenangkan pada atau dalam keluarga/ahli-famili dan harta."
    read more

    Abdullah Bin Syikhkhir

    0 comments
    Namanya
    Abdullah b. Syikhkhir b. 'Auf b. Ka'ab b. Waqdaan b. Hariesy b.Ka'ab b. Rabi'ah b. 'Amir Al-'Amiri, Al-Hariesyi ra.
    Kehidupanya
    Tidak ada diterangkan mengenai riwayat hidup beliau ini. Hanya beliau termasuk sahabat yang meriwayatkan hadist yang disebut oleh Muslim dalam Shahihnya menyendiri dari Bukhori dalam dua hadist.
    Orang berhasil mengambil hadist riwayat beliau dari Rasulullah saw sebanyak enam hadist. Malah Al-Hafizh Al-Mazzi meriwayatkan dalam kitabnya Al-Atharaaf sebanyak sembilan hadist.

    Dalam Riadhus-Shalihin disebutkan riwayat beliau tentang Nabi saw menangis ketika dalam shalatnya.
    read more